Akhirnya hari minggu kemarin saya buat antenna sendiri. Spesifikasinya :
- Ukuran tidak terlalu besar
- Dipasang dibawah genteng
- Hasil gambar memuaskan untuk semua channel (beamwidth lebar, bandwith lebar)


Idealnya sih dipilih frekwensi tengah, kemudian dihitung panjang gelombang. Cari desain antenna atau software antenna. Adjust ukuran antena dengan frekwensi tengahnya, simulasikan model antena dengan software. Potong elemen/driver presisi hingga milimeter
Tapi saya pakai cara katro saja, copy driver antenna komersial. Saya desain antena reflektor sederhana. Elemen-nya hanya ada 2 : Reflektor dan Driver. Reflektor berukuran 35 cm x 50 cm. Reflektornya masih besar, disamping untuk memanfaatkan bahan secara maksimal juga untuk menguji awal kinerja antenna. Driver ini bentuknya seperti dasi kupu-kupu. Jarak antara driver adalah 2 cm. Tidak perlu balun atau transformer


Bahannya seng sisa nisplang
Berikut gambar antenna katro :



Hasilnya semua channel gambarnya jernih, kecuali IMTV rada rusak. MQTV dan PJT sedikit kurang jernih. Lainnya sempurna.
Keuntungan dari antenna ini adalah :
- Bebas angin
- Rangkaian boster awet, tidak kena panas-hujan
- Sebagian besar channel gambarnya jernih dan sempurna. Saya memakai tuner Gadmei, kalau pakai TV beneran, pasti semua channel sempurna.
Sebelumnya saya juga pernah membuat antenna reflektor versi lain. Versi ini reflektornya menggunakan ram/kasa nyamuk. Drivernya 4 buah V driver yang dibuat dari kawat las kuningan. Hasilnya? Ancur
Berhubung masih ada yang bingung bagaimana cara membuat-nya, saya buat langkah2 pembuatannya :
Langkah membuat antenna:
1. Beli seng nisplang
2. Potong seng untuk reflektornya, pakai gunting kertas juga bisa.
3. Potong seng untuk kupu2-nya.
4. Potong reng untuk dudukan kupu2-nya
5. Potong reng/paralon untuk pegangan/gantungan antenna
6. Paku reng dudukan kupu2 pada reflektor
7. Paku kupu-kupu pada reng
8. paku reng/paralon pada reflektor
9. Pasang kabel pada kupu2, cukup diselipkan antara seng kupu2 dan
reng lalu dipaku
10. Pasang/gantung antena
11. Pasang booster
12. Coba di TV
Reng untuk dudukan driver kupu2 bisa diganti kayu usuk atau lainnya. Atau Dus karton!, kalau pakai dus karton berarti tidak menggunakan paku, tapi lem.
Perhatian : koneksi kabel ke driver harus kencang, kalau bisa disolder. Koneksi yang tidak kencang mengakibatkan gambar semutan. Jangan lupa atur trimpot GAIN pada booster. Trimpot gain ini juga berpengaruh pada kejernihan/kekuatan sinyal, trimpot TIDAK mesti pada posisi maksimum gain.
Untuk yang membutuhkan desain yagi high gain, silahkan baca :
http://mulyantogoblog.wordpress.com/2009/01/12/desain-antenna-yagi-untuk-tv-uhf/
Sumbangan dari Nikko (nikko@yahoo.com):
Dah jadi nih mas mul hehheh bikinnya express 45menit berdua kk
Hasilnya jauuuh lebih bagus dari antena jadul model V
Reflector pake kardus plastik berlapis Aluminium Foil
Driver pake bekas kaleng Biskuit
Hasilnya:

Baiklah saya tulis kembali hal-hal yang menyebabkan penerimaan gambar buruk : 1. koneksi kabel ke driver harus kencang, kalau bisa disolder. Koneksi yang tidak kencang mengakibatkan gambar semutan.
2. Koneksi/pemasangan kabel pada konektor/jack juga harus benar dan kencang.
3. Kualitas kabel antenna.
4. Jangan lupa atur trimpot GAIN pada booster. Trimpot gain ini juga berpengaruh pada kejernihan/kekuatan sinyal, trimpot TIDAK mesti pada posisi maksimum gain. Pastikan anda tidak menggunakan booster abal-abal.
5. Posisi dan ketinggian, geser setengah meter saja bisa beda banget hasilnya.
6. Arah antenna, antena kupu-kupu ini bukan antenna segala arah (omnidirectional), tetap harus pada arah yang tepat.
7. Penggunaan Booster TIDAK WAJIB, kalau letak antena/rumah bagus yah mungkin tidak perlu pakai booster.
8. Kalau mau dipasang di luar (outdoor), sebaiknya seng reflektor diganti dengan ram kawat atau seng-nya di lubang-lubang. Kalau ngga yah jadinya layangan